Masih menyambung postingan sebelumnya tentang common rail pada unit cwm 330.
Lagi lagi keluhan tentang rusaknya part's pada system bahan bakar seperti injector/Nozzle Assy, Common Rail, dan Unit Pump.....Dapat dibayangkan berapa biaya untuk mengganti part tersebut.
Tapi tunggu dulu, sepertinya bukan hanya CWM 330 yang mengalami kendala seperti ini, saya banyak lihat dijalan jalan, bagaimana Toyota Fortuner Diesel yang notabene belum lama, sudah mengeluarkan asap hitam yang berlebih. hem....lagi-lagi system bahan bakar dengan common rail yang mengalami masalah.
Bagaimana kerusakan ini terjadi ? Satu hal yang pasti adalah Kualitas bahan bakar Solar dan Perawatan yang kurang. Kualitas bahan bakar (Solar) sangat berpengaruh terhadap keawetan komponen/parts pada system bahan bakar. Unit pompa bahan bakar dan injector/Nozzle adalah mekanisme yang sangat presisi yang hanya dilumasi oleh Solar, sehingga jika daya lumas solar berkurang, dapat dibayangkan kerusakan yang akan terjadi.
Berkurangnya daya lumas Solar dapat disebabkan adanya Air dan kotoran yang tercampur dalam Solar. Untuk itu setiap kendarran Diesel biasanya dilengkapi dengan Primary Fuel Filter yang berfungsi juga sebagai Water Sedimenter. Saya anjurkan untuk mengecek water sedimenter minimum seminggu sekali dan membuang air yang ada melewati kran pembuangan.
Kami juga menganjurkan menggunakan Produk Water Remover bagi anda pemilik kendaraan Diesel, Water Remover berfungsi maksimal menghilangkan air yang tercampur dengan solar di tanki bahan bakar. Dengan demikian Primary Fuel filter dapat berfungsi maksimal dan tahan lebih lama.
Rabu, 05 Mei 2010
WATER REMOVER
Label: common rail, diesel truck, nissan diesel, nozzle, water remover
Diposkan oleh AZIZ di 13:00 0 komentar Link ke posting ini
Selasa, 26 Mei 2009
Pompa Injeksi Common Rail (CWM 330)
Cara kerja.
Pompa injeksi common rail menggunakan satu pompa bahan bakar integral tekanan tinggi untuk disalurkan ke rail (distribution pipe) untuk diteruskan ke Nozzle. Pompa memproduksi tekanan bahan bakar tinggi ( 1.600 - 1.800 bar ) yang kemudian didistribusikan ke nozzle melalui distribution pipe.
Electric Nozzle berfungsi mengabutkan bahan bakar sekaligus mengatur waktu injeksi dan banyaknya bahan bakar yang diinjeksikan. Electric nozzle bekerja berdasarkan signal dari ECU yang mengolah data data dari sensor seperti temperatur, beban kendaraan, putaran mesin, pedal throtle dan lain sebagainya.
Dengan sytem electric seperti ini, cara pengemudian tidak begitu banyak berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar, sehingga efisiensi bahan bakar dapat maksimal, dan emisi yang dihasilkan dapat ditekan.
Hal-hal yang harus diperhatikan.
1. Dengan system yang diatur oleh ECU, seperti halnya unit nissan sebelumnya (CWA 260) maka satu sekering putus bisa mengakibatkan gejala seperti kerusakan mesin untuk itu mohon lihat kembali postingan sebelumnya tentang operator/pengemudi.
3. Bersihkan Filter bahan bakar setiap minggu ataupun setiap bulan, dan ganti segera jika kotoran telah menyumbat filter. (20.000 Km)
Label: common rail, cwm 330, injection pump, maintenance truck, nozzle, Pengemudi
Diposkan oleh AZIZ di 13:51 5 komentar Link ke posting ini
Jumat, 22 Mei 2009
Transmisi EATON
Transmisi Eaton yang dipakai pada unit NISSAN DIESEL CWA 260.
9 Speed Forward, EATON 8209. Transmisi ini juga dipakai pada unit Hino FM 260.
Ada yang punya masalah dengan transmisi eaton ini ??? Just Call me....
Transmisi Truck HIno -
Klick disini Untuk Spare part transmisi Eaton
Label: cwa 260, Eaton 8209, eaton transmission, nissan diesel, spare part eaton
Diposkan oleh AZIZ di 10:59 1 komentar Link ke posting ini
Sabtu, 16 Mei 2009
Auto's Info: Telligent® systems New Actros
Auto's Info: Telligent® systems New Actros
Truck canggih yang memiliki faktor safety plus.
Mercedes Benz New Actros yang mempunyai feature hebat yang disebut Telligent system.
Salah satunya adalah Proximity control, yang bisa mengatur jarak kendaraan secara otomatis.
Hebat ya, sayang teknologi ini tidak dipakai di Indonesia.
Diposkan oleh AZIZ di 11:48 0 komentar Link ke posting ini
Kamis, 14 Mei 2009
NISSAN DIESEL EURO 5
Sekedar melihat negeri tetangga.
Seperti biasa entah kenapa kita selalu tertinggal baik yang berhubungan dengan teknologi ataupun regulasi.
Masih tentang Nissan Diesel, masih tentang Truck dan tentunya Emisi. Regulasi pemerintah sekarang mengharuskan bahwa kendaraan harus lulus spesifikasi EURO 2, sedangkan Jepang dan Eropa sendiri sudah menerapkan EURO 5.
Sedikit Preview Truck Nissan Diesel di Australia. Pada bulan April 2008 Nissan Diesel Australia merelease produck barunya seperti GW series (Heavy Duty), PK series (Medium Duty), dan MK series (Light Duty).
1. MK Series (GVM : 10,400 kg)
MK series terdiri dari 8 variant, namun secara garis besar dibagi menjadi 3 yaitu MK5, MK6, dan MK6 Plus. MK5 digerakan oleh mesin JO5D-TG, 4 Cylinders Inline, 4,728 cc, 175 hp/ 2550 rpm, 500 Nm/ 1600 rpm, Diesel 4 cycle turbocharged intercooler common rail injection. Sedangkan MK6 dengan mesin JO8E-TE, 6 cylinders inline, 7,684 cc, 228 hp / 2500rpm, 686 Nm / 1500 rpm, Diesel 4 cycle turbocharged intercooler common rail injection, dan yang terakhir MK6 plus dengan mesin JO8-TB, 6 cylinders inline, 7,684 cc, 258 hp / 2500 rpm, 794 Nm/ 1500 rpm ,Diesel 4 cycle turbocharged intercooler common rail injection. Semuanya telah lulus spesifikasi EURO 4. Yang menarik pada Nissan Diesel
2. PK Series (GVM : 16,000 kg)
Jika di Indonesia ada PKC 211 atau PKD 211 dan yang terbaru adalah PK 215 dan PK 260, lain lagi di Australia. PK series di
3. GW Series (GVM : 26,000 kg)
Heavy Duty Truck ini ditenagai oleh Engine 13,000 cc buatan Nissan Diesel sendiri, GE13 TD,
Make and model: NISSAN DIESEL GE13TD
4 cycle, direct injection, overhead cam 4 valve, water cooled, in-line diesel engine
with variable nozzle turbocharger and intercooler
Number of cylinders: 6 cylinders
Bore x stroke: 136 mm x 150 mm
Total piston displacement: 13,074 cc
Max. output (ECE Net): 340 kw (460 PS) at 1,800 rpm
Max. torque (ECE Net): 2,255 N.m (230 kgm) at 1,200 rpm
Max. governed speed: 2,000 rpm
Compression ratio: 17.5 : 1
Auxiliary brake: Exhaust + Engine compression brake (EE brake)
Dibagi menjadi 2 varian yaitu GW 400 (390 Hp/ 1800rpm, 1716 Nm / 1100rpm), dan GW 470 (460 Hp/ 1800rpm, 2255 Nm / 1200rpm) dilengkapi dengan Transmisi 18 kecepatan Eaton Fuller, RTLO-18918B. System Injeksi bahan bakar sudah menggunakan Ultra high pressure unit injector fuel injection system, sehingga emisi yang dihasilkan sesuai spesifikasi EURO 5.
Dari semua unit yang dikeluarkan Nissan Diesel Australia yang tentunya sudah sesuai regulasi emisi standar EURO 4 dan 5 dilengkapi dengan perlengkapan standar seperti EGR dan ECR, Air suspension (opt), dan Transmisi Automatic (opt).
Label: common rail, eaton transmission, injection pump, nissan diesel, truck part, Unit injector
Diposkan oleh AZIZ di 09:08 0 komentar Link ke posting ini
Kamis, 07 Mei 2009
Auto's Info: NISSAN DIESEL EURO-2
Auto's Info: NISSAN DIESEL EURO-2
Produck review Truck Nissan Diesel.
Diposkan oleh AZIZ di 20:45 0 komentar Link ke posting ini
Kamis, 30 April 2009
Auto's Info: FIP - FUEL INJECTION PUMP
Auto's Info: FIP - FUEL INJECTION PUMP
Penjelasan perkembangan Fuel injection pump, dari manual injection pump, sampai type common rail.
Diposkan oleh AZIZ di 09:49 0 komentar Link ke posting ini

